dia yang ingin sekali dicintai

Berbaik sangkalah pada ia yang dengan kernyit di dahimu kau sebut mencari perhatian. Mungkin tidak ada sesiapa yang peduli pada sedih-senangnya, sehingga harus ia curahkan kegundahannya kepada orang-orang asing karena tak lagi sanggup ditelannya sendirian.

Bersabarlah kepada ia yang kau sebut terlalu berperasa. Mungkin hidup telah menghimpitnya sedemikian lama sehingga tak ada ruang untuknya menangis dan tertawa barang sekejap saja. Sehingga ketika akhirnya ia bisa menciptakan ruang itu, ia lepaskan dahaga sepuasnya, hal asing bagimu yang memiliki mata air sejangkauan beberapa belas langkah kaki jaraknya.

Berlalu saja, teruskan perjalanan jika memaklumi dan menerima tidak bisa diselipkan ke dalam ruang pengertianmu. Jika apa yang kau kira hanya sementara dan bisa dihentikan kapan saja, bergema selamanya di tubuh orang lain. Jika apa yang kau kira sumir dan mudah untuk berakhir, menjadi pelipur lara saat air matanya tak berhenti mengalir. Jika apa yang bagimu mudah untuk dilupakan, ia kenang selamanya seumpama kutukan.

Dalam dunianya, hidup seolah lupa mengajari ia tentang cinta. Tentang rasa nyaman dari sebuah pelukan. Tentang pujian dan kasih sayang. Terlalu banyak cacian dan penolakan yang ia terima, sehingga ketika sekali saja ada pintu yang diketuknya lalu terbuka, ia betah berlama-lama duduk di ruang muka. Sesuatu yang sederhana namun membayar lunas penderitaannya.

Jangan diusir dulu, toh ia sudah berusaha untuk tidak mengganggu. Ditahannya gelak tawa agar tidak terlampau nyaring. Dirapalnya pengingat seolah mantra agar tidak bergerak terlalu banyak. Agar engkau tidak melihatnya sebagai pengganggu yang menyusahkan.

Berbaik hatilah untuk tidak menambah satu lagi pintu yang ditutup berdebam di depan wajahnya. Ia hanya ingin tinggal sedikit lebih lama, sebelum malam tiba dan ia harus pulang kepada rumah tanpa sesiapa yang menunggunya kecuali kesunyian. Terlalu banyak sunyi di dalam hidupnya, duduk bersamamu adalah keriaan yang dirayakannya dengan penuh sukacita.

Maklumi, ia hanya ingin sekali dicintai.

Denpasar, 30 September 2021.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s